Redaksintb.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) mengerahkan alat berat untuk melakukan pengerukan lumpur secara masif di Anak Kali Krukut. Langkah ini menjadi momen bersejarah mengingat saluran air tersebut dilaporkan tidak pernah disentuh proses pengerukan selama hampir 60 tahun.
Endapan sedimen dan lumpur tebal yang menumpuk selama puluhan tahun membuat kedalaman Anak Kali Krukut mengalami pendangkalan yang sangat parah. Kondisi tersebut memicu penurunan kapasitas tampung air secara drastis, sehingga kawasan sekitarnya amat rentan diterjang banjir setiap kali musim hujan tiba.
Dalam foto-foto dokumentasi di lapangan, tampak sejumlah alat berat excavator milik Dinas SDA dikerahkan ke lokasi untuk mengangkat material lumpur pekat dan sampah yang telah memadat di dasar kali.
Bebasnya Anak Kali Krukut dari pengerukan jangka panjang membuat tumpukan lumpur yang diangkat terlihat begitu tebal dan berwarna hitam pekat. Petugas mengumpulkan material pengerukan tersebut sebelum diangkut menggunakan armada truk jungkit (dump truck) menuju tempat pembuangan khusus.
Pengerukan intensif ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan banjir dan normalisasi saluran air di wilayah Jakarta. Pemerintah berharap, dikembalikannya kedalaman ideal kali dapat memperlancar aliran air menuju muara dan meminimalkan risiko luapan saat intensitas hujan tinggi.
Masyarakat sekitar yang tinggal di kawasan sepanjang bantaran Anak Kali Krukut menyambut positif pengerukan masif ini. Warga berharap pengerukan ini menjadi solusi jangka panjang dalam mengentaskan masalah banjir tahunan yang kerap melanda pemukiman mereka.
Selain mengandalkan pengerukan alat berat, Pemprov DKI Jakarta turut mengimbau warga sekitar untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke aliran kali demi menjaga fungsi saluran air tetap optimal.
Pembersihan dan pengerukan Anak Kali Krukut dipastikan akan terus dilakukan secara bertahap hingga target kedalaman dan lebar aliran air terpenuhi. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam membenahi infrastruktur pengendali banjir di ibukota secara menyeluruh.


Komentar