Redaksintb.com – Pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya mendadak menjadi sorotan hangat. Hal ini dipicu oleh aksi kekecewaan warga yang ramai-ramai memberikan ulasan negatif serta rating bintang 1 pada layanan kependudukan akibat perlakuan kurang ramah atau “judes” dari oknum petugas di lapangan.
Kejadian viral ini bermula dari keluhan seorang warga yang membagikan pengalaman buruknya saat mengurus dokumen kependudukan. Unggahan tersebut dengan cepat mendapat respons dari pengguna internet lainnya yang mengaku mengalami hal serupa ketika berhadapan dengan petugas pelayanan.
Gelombang kritik warga yang terefleksikan lewat ulasan rating bintang 1 di Google Review tersebut langsung memantik perhatian publik. Sikap tidak komunikatif dan judes yang ditunjukkan oknum pegawai dinilai mencederai semangat pelayanan publik Kota Surabaya yang selama ini digadang-gadang makin modern dan efisien.
Menanggapi gejolak sosial tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertindak cepat dengan memberikan respons tegas. Eri secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh sikap petugas di lingkungan Dispendukcapil.
Wali Kota Eri menegaskan bahwa jajarannya tidak akan mentolerir bentuk pelayanan yang tidak ramah, berbelit-belit, maupun bersikap tidak sopan kepada masyarakat. Ia menginstruksikan seluruh Kepala OPD untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan etika para petugas di garis depan.
Sebagai bentuk sanksi tegas, Pemkot Surabaya telah mengidentifikasi oknum petugas yang bersangkutan dan menjatuhkan hukuman disiplin. Langkah ini diambil guna memberikan efek jera sekaligus menjaga komitmen Pemkot Surabaya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis.
Selain menjatuhkan sanksi internal, Pemkot Surabaya juga merombak sistem pengawasan serta pemantauan kualitas pelayanan di setiap loket. Evaluasi berbasis rating dan aduan masyarakat akan dijadikan tolok ukur utama dalam menentukan penilaian kinerja para pegawai.
Eri Cahyadi mengimbau masyarakat untuk terus aktif memberikan masukan dan aduan secara objektif jika menemukan petugas yang tidak profesional. Dengan perbaikan perlakuan serta peningkatan pengawasan ini, Pemkot Surabaya berharap tingkat kepercayaan publik terhadap layanan Dispendukcapil dapat segera pulih.


Komentar