Berita Nasional
Beranda / Nasional / Heboh Temuan Pod Getar dalam Mobil Sekretaris PSI Kalbar, Sekuriti Rumah Sakit Buka Suara

Heboh Temuan Pod Getar dalam Mobil Sekretaris PSI Kalbar, Sekuriti Rumah Sakit Buka Suara

Redaksintb.com – Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Toyota Vellfire milik Sekretaris DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Barat, Eddo Susanto, di Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak, terus menyita perhatian publik. Selain insiden tabrakan yang menyebabkan korban luka, fakta baru mencuat terkait kesaksian petugas keamanan (sekuriti) rumah sakit mengenai temuan perangkat vape ilegal berisi narkotika yang populer disebut “pod getar” di lokasi kejadian.

Koordinator Sekuriti Rumah Sakit Mitra Medika Pontianak, Fery Ferdianto, memberikan kesaksian penting terkait kronologi munculnya benda berbahaya tersebut. Fery mengungkapkan bahwa saat situasi di area rumah sakit ramai pascakecelakaan, seorang pria misterius yang dijuluki “Mr X” menguasai perangkat pod tersebut dan mengaku sempat menghisapnya.

Menurut keterangan Fery, Mr X memperlihatkan barang itu di hadapan warga dan petugas, seraya mengklaim bahwa benda berbentuk pod itu merupakan milik pengemudi mobil. “Si sopir mobil bawa ini, Pak. Bawa pod. Tadi saya coba pakai, tiba-tiba pusing kepala saya,” ujar Fery menirukan ucapan Mr X saat ditemui di Pontianak.

Fery sempat mengambil benda tersebut untuk difoto sebagai bukti sebelum menyerahkannya kepada kepolisian. Namun, Mr X kembali mengambil barang itu dan sempat menghilang ke dalam toilet rumah sakit selama kurang lebih 30 menit sebelum akhirnya dipanggil keluar oleh sopir ambulans dan menyerahkan kembali pod tersebut.

Petugas sekuriti kemudian langsung menyerahkan barang bukti pod itu kepada jajaran Satlantas Polresta Pontianak yang berada di lokasi IGD untuk penanganan lebih lanjut. Pengujian laboratorium forensik (Labfor) kepolisian selanjutnya mengonfirmasi bahwa cairan dalam pod getar tersebut positif mengandung etomidate, yakni obat bius keras yang disalahgunakan.

Isi Percakapan 3 Masinis dengan Petugas Kendali Sebelum KA Anggrek Tabrak KR

Meski barang bukti tersebut telah teruji mengandung zat terlarang, pihak kepolisian menegaskan masih mendalami kepemilikan barang tersebut. Dalam pemeriksaan, Eddo Susanto membantah keras bahwa pod mengandung etomidate itu adalah miliknya.

Di sisi lain, Eddo Susanto telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi serta berkomitmen bertanggung jawab penuh terhadap pemulihan para korban kecelakaan. Polisi kini terus memburu keberadaan Mr X sebagai saksi kunci untuk menyingkap secara terang benderang asal-usul pod getar tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *