Redaksintb.com – Seorang pria asal Australia mendapatkan kejutan besar setelah menemukan tumpukan modul memori komputasi (RAM) bekas yang tersimpan dan berdebu di garasi rumahnya. Penemuan tak terduga ini mendadak menjadi sorotan karena nilainya yang menembus ratusan juta rupiah.
Awalnya, pria tersebut berniat membersihkan area garasi dan menemukan sebuah unit server tua yang sudah tidak terpakai. Saat membuka bagian dalam server tersebut, ia mendapati puluhan keping modul memori RAM jenis DDR4 masih terpasang rapi di dalamnya.
Setelah dihitung dan diperiksa secara mendalam, total terdapat 30 keping modul memori DDR4-2666 yang berhasil ia selamatkan. Masing-masing keping RAM tersebut memiliki kapasitas tergolong raksasa untuk ukuran memori komputer, yaitu 64 Megabyte per keping.
Secara keseluruhan, akumulasi kapasitas memori dari puluhan keping RAM bekas tersebut mencapai hampir 2 Terabyte (TB). Kapasitas sebesar ini terbilang sangat langka dan berharga tinggi untuk skala penggunaan perangkat keras komputer modern.
Berdasarkan taksiran kisaran harga pasar saat ini, puluhan keping memori DDR4 yang ditemukannya diperkirakan bernilai lebih dari USD 12.000. Angka fantastis tersebut setara dengan kira-kira Rp 188 juta jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah.
Penemuan sederhana di garasi rumah ini menjadi sangat berharga lantaran situasi pasar komponen komputer yang sedang bergejolak. Kenaikan harga RAM generasi terbaru, yaitu DDR5, yang melonjak drastis memicu banyak pengguna beralih kembali.
Tinggi dan mahalnya harga komponen DDR5 membuat permintaan pasar terhadap modul RAM DDR4 kembali meningkat secara signifikan. Baik konsumen individu maupun pelaku industri korporasi kini berburu memori generasi DDR4 sebagai alternatif yang lebih ekonomis.
Fenomena tingginya pencarian memori generasi sebelumnya ini dibuktikan dengan pertumbuhan penjualan RAM DDR4 yang mencatatkan angka ganda pada kuartal II 2026. Tren peningkatan permintaan inilah yang akhirnya membuat penemuan tumpukan RAM bekas milik pria tersebut bernilai bagaikan harta karun.


Komentar