Berita Business
Beranda / Business / QRIS Cross Border Mendorong Ekonomi Pariwisata NTB, Transaksi Turis Malaysia dan Tiongkok Melonjak

QRIS Cross Border Mendorong Ekonomi Pariwisata NTB, Transaksi Turis Malaysia dan Tiongkok Melonjak

Redaksintb.com – Perkembangan sistem pembayaran digital lintas negara kian memberikan angin segar bagi sektor pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB). Kehadiran fitur QRIS cross border tidak hanya mempermudah wisatawan mancanegara (wisman) dalam bertransaksi, tetapi juga secara signifikan mendongkrak perputaran roda ekonomi daerah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi NTB, Hario K. Pamungkas, mengungkapkan bahwa QRIS cross border kini telah dapat diakses di enam negara mitra utama. Negara-negara tersebut meliputi Malaysia, Thailand, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Perluasan kerja sama internasional ini terbukti berdampak positif terhadap volume transaksi pembayaran digital di NTB. Bergabungnya Tiongkok dan Korea Selatan memperluas ceruk pasar potensial, setelah sebelumnya layanan pembayaran nontunai ini hanya terbatas untuk negara kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Data hingga Juli menunjukkan bahwa Malaysia masih memegang porsi terbesar kunjungan wisman di NTB, yakni mencapai 34,63 persen. Dampaknya, akumulasi nilai transaksi QRIS cross border wisman asal Malaysia periode Januari–Juli tercatat menembus Rp12,6 miliar. Angka fantastis ini sukses melampaui total capaian sepanjang tahun 2025 yang berada di angka Rp7,9 miliar.

Menariknya, potensi belanja wisatawan asal Tiongkok juga menunjukkan tren yang sangat menjanjikan. Meski porsi kumpulannya baru berkisar 4,02 persen dari total wisman, nilai transaksi QRIS cross border kelompok ini telah menyentuh Rp6,5 miliar. Selama berlibur di NTB, mayoritas dana digital wisman ini terserap untuk sektor transportasi, komunikasi, serta kuliner.

Isi Percakapan 3 Masinis dengan Petugas Kendali Sebelum KA Anggrek Tabrak KR

Guna menjaga tren positif ini, Bank Indonesia terus mengintensifkan promosi dan edukasi penggunaan QRIS lintas negara melalui berbagai kanal. Sosialisasi masif digencarkan mulai dari titik kedatangan bandara, area strategis pariwisata, hingga agenda tahunan Pekan QRIS Nasional.

Di sisi lain, BI turut memperkuat stimulus kebijakan bagi pelaku usaha lokal melalui skema Merchant Discount Rate (MDR) nol persen. Fasilitas bebas biaya pemrosesan ini berlaku bagi usaha mikro dengan nominal transaksi hingga Rp500 ribu, serta diperluas untuk seluruh kategori pedagang (merchant) pada transaksi hingga Rp100 ribu.

Lewat integrasi kemudahan akses pembayaran ini, BI berharap wisman dapat menikmati pengalaman berlibur yang kian nyaman di NTB. Sinergi ini diyakini mampu mendorong daya beli turis asing secara langsung, sekaligus memberikan multiplier effect yang kuat bagi kesejahteraan para pelaku UMKM lokal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *