Berita Nasional
Beranda / Nasional / Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga CFD Bundaran HI Pakai Masker

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga CFD Bundaran HI Pakai Masker

Redaksintb.com – Erupsi beruntun Gunung Anak Krakatau berdampak hingga ke wilayah Ibu Kota Jakarta. Sebaran abu vulkanik halus dilaporkan mulai menyelimuti sejumlah kawasan publik, termasuk jalur Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran HI dan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Pantauan di lokasi menunjukkan debu abu vulkanik mulai menempel tipis di kendaraan, fasilitas umum, hingga area pejalan kaki. Meski aktivitas olahraga tetap berjalan, sebagian besar warga memilih menggunakan masker perlindungan guna menghindari paparan abu secara langsung.

Petugas di lapangan secara berkala mengimbau masyarakat melalui pengeras suara untuk tetap waspada dan mengenakan masker. Langkah antisipasi ini diambil mengingat partikel abu vulkanik dapat memicu gangguan pernapasan serta iritasi mata jika terhirup tanpa pelindung.

BMKG mengonfirmasi bahwa sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terbawa angin ke arah timur laut hingga selatan. Wilayah terdampak mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada ketinggian tertentu dari permukaan tanah.

Menanggapi meluasnya sebaran abu tersebut, Gubernur DKI Jakarta mengimbau seluruh warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak. Masyarakat juga diminta menerapkan protokol kesehatan 5M serta membasahi abu terlebih dahulu saat hendak membersihkannya.

Isi Percakapan 3 Masinis dengan Petugas Kendali Sebelum KA Anggrek Tabrak KR

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan BMKG menyiapkan langkah darurat. Pemerintah menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan menyiagakan metode water mist guna mengurai konsentrasi partikel abu berbahaya di udara Jakarta.

Selain memicu respons kesehatan publik, paparan abu vulkanik juga berdampak pada sektor transportasi udara dan operasional penerbangan di wilayah Jabodetabek. Pihak berwenang mengimbau maskapai dan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong terkait dampak erupsi. Pemprov DKI Jakarta memastikan koordinasi terus dilakukan bersama lembaga terkait guna memantau perkembangan kualitas udara serta dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *