Berita Internasional
Beranda / Internasional / Di Sidang PBB, Zelensky Tuding Putin Rekrut Tentara dari 47 Negara

Di Sidang PBB, Zelensky Tuding Putin Rekrut Tentara dari 47 Negara

Redaksintb.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan tuduhan tajam terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Amerika Serikat. Zelensky menyebut Moskow telah merekrut warga negara asing dari setidaknya 47 negara pihak ketiga untuk memperkuat pasukan invasinya di Ukraina [1].

Dalam forum diplomatik tertinggi dunia tersebut, Zelensky menyoroti keterlibatan warga dari berbagai negara, seperti Ghana, Nepal, dan India, yang terjebak dalam medan pertempuran [1]. Ia juga menyoroti keterlibatan militer Korea Utara yang kian erat dengan Rusia, bahkan mengonfirmasi bahwa pasukan Ukraina berhasil menangkap dua tentara asal Korea Utara dan telah menyerahkannya ke Korea Selatan

Zelensky menilai langkah Putin yang terus memobilisasi pasukan asing menunjukkan ambisi ekspansi wilayah yang tak kunjung surut Menurutnya, pemimpin Rusia tersebut selalu mencari dukungan dari pihak mana pun demi merebut lebih banyak wilayah, ketimbang menghentikan perang dan memfokuskan perhatian pada pembenahan dalam negerinya sendiri [1].

Di samping isu perekrutan tentara asing, pemimpin Ukraina tersebut memaparkan berbagai langkah penguatan pertahanan udara melalui kerja sama teknologi drone bersama sejumlah negara mitra di kawasan Teluk, Kaukasus Selatan, hingga Eropa [1]. Ia mengonfirmasi telah menandatangani kesepakatan signifikan terkait teknologi drone dengan Finlandia serta perjanjian keamanan baru bersama Australia

Menghadapi ancaman musim dingin yang ekstrem, Zelensky melontarkan peringatan keras bahwa militer Ukraina siap membalas serangan Moskow terhadap fasilitas energi domestik Ia menegaskan, jika Rusia terus menargetkan infrastruktur pemanas dan bahan bakar sipil Ukraina, maka pihak Ukraina tidak punya pilihan selain menyerang balik fasilitas energi strategis milik Rusia.

Isi Percakapan 3 Masinis dengan Petugas Kendali Sebelum KA Anggrek Tabrak KR

Zelensky mengklarifikasi bahwa strategi menyerang sektor energi Rusia bukan bertujuan merusak pasokan energi global, melainkan melumpuhkan mesin pembiayaan perang Moskow. Dengan membatasi pendapatan komoditas energi Rusia, ia percaya kemampuan Putin untuk mendanai agresi militer dapat dipangkas secara signifikan

Pernyataan tegas Zelensky di PBB ini mengemuka di tengah dinamika diplomatik yang intensif, termasuk upaya Amerika Serikat yang mendorong kedua belah pihak agar menghentikan perselisihan pada sektor infrastruktur vital. Namun, pidato tersebut mempertegas sikap Ukraina yang akan terus melawan selama benteng pertahanan dan kedaulatan wilayahnya belum terjamin sepenuhnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *