Redaksintb.com – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akhirnya memberikan tanggapan resmi merespons keluhan pengguna jasa terkait aroma sampah menyengat yang menyeruak di sepanjang jalur busway Koridor 8 (Lebak Bulus – Pasar Baru), khususnya saat melintas pada malam hari.
Aroma tak sedap tersebut ramai dikeluhkan para penumpang yang melintas di sekitar kawasan Kebayoran Lama hingga Kedoya pada jam pulang kerja. Menurut penuturan pengguna, bau sampah tercium sangat pekat hingga masuk ke dalam kabin armada bus saat kendaraan melintasi titik-titik Tempat Penampungan Sementara (TPS) di pinggir jalan utama.
Manajemen Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pengguna setia moda transportasi publik tersebut. Pihaknya mengonfirmasi bahwa aroma menyengat itu dipicu oleh aktivitas pengangkutan dan penumpukan sampah warga di TPS sekitar rute busway yang intensitasnya meningkat pada malam hari.
Guna menjaga kenyamanan para penumpang, Transjakarta terus berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta. Koordinasi inter-instansi ini dilakukan untuk mengevaluasi kembali jadwal pengangkutan sampah agar tidak berbenturan dengan jam operasional padat penumpang.
Selain melakukan koordinasi eksternal, Transjakarta juga meningkatkan standar perawatan dan kebersihan di internal armada. Petugas kebersihan dikerahkan untuk memperketat proses pencucian armada, perawatan sistem pendingin udara (AC), serta penggunaan pengharum kabin secara berkala.
Transjakarta turut mengimbau para penumpang untuk tetap mematuhi aturan di dalam bus, seperti tidak membawa barang berbahan menyengat serta menjaga kebersihan halte dan armada. Langkah ini diambil guna memastikan ruang publik tetap steril dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Pihak manajemen berkomitmen untuk terus memantau titik-titik rawan bau sampah di sepanjang rute Koridor 8 agar kualitas pelayanan tetap terjaga. Penanganan cepat di lapangan diharapkan dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih segar dan bebas dari gangguan aroma tak sedap bagi warga Jakarta.


Komentar