Redaksintb.com – Aksi kejahatan secara mendadak kembali memicu kepanikan warga di China. Sebuah insiden penikaman terjadi di area pusat perbelanjaan sibuk di Distrik Panyu, Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong. Seorang pria secara acak menyerang pengunjung di luar sebuah restoran, hingga mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan keterangan resmi dari otoritas kepolisian setempat, peristiwa penyerangan tersebut terekam terjadi pada Senin (14/9/2026) sore, sekitar pukul 17.20 waktu setempat. Pihak berwenang yang menerima laporan darurat langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi dan menangkap pelaku di tempat kejadian.
Pelaku penyerangan diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 35 tahun dengan marga Li. Pihak kepolisian memastikan bahwa pria tersebut telah berhasil diringkus dan ditahan tak lama setelah melancarkan aksinya. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka untuk mendalami motif di balik penikaman brutal tersebut.
Meskipun memicu trauma mendalam bagi para saksi mata di lokasi, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa seluruh korban penikaman telah mendapatkan penanganan medis. Luka-luka yang dialami oleh para korban dilaporkan berada dalam kondisi stabil dan tidak sampai mengancam keselamatan jiwa mereka. Namun, pihak otoritas belum merinci secara resmi jumlah pasti korban yang terluka akibat insiden ini.
Rekaman visual dan potongan video keamanan (CCTV) yang beredar luas di media sosial memperlihatkan situasi mencekam di pusat perbelanjaan tersebut. Dalam salah satu cuplikan video, pelaku terlihat berjalan santai di depan sebuah restoran hot pot sebelum secara mendadak menyerang dan menusuk bagian wajah seorang wanita yang tengah melintas di dekatnya.
Suasana di dalam mall seketika berubah menjadi panik saat para pengunjung berhamburan menyelamatkan diri. Beberapa video lain menunjukkan momen ketika petugas kepolisian berbekal perlengkapan penanganan darurat bergegas menerobos kerumunan massa untuk membekuk pelaku, sementara beberapa korban terlihat mendapat pertolongan awal dengan luka di area wajah.
Insiden berdarah di Guangzhou ini menambah panjang daftar aksi penikaman di ruang publik yang menyita perhatian masyarakat China dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, serangkaian kasus serupa juga pernah terjadi di beberapa kota besar lain, seperti kasus penyerangan di Shanghai serta insiden penusukan massal oleh mantan mahasiswa di wilayah China timur.
Hingga saat ini, proses investigasi hukum masih terus berjalan di bawah penanganan tim penyidik Kepolisian Guangzhou. Pihak berwenang berjanji akan menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku serta memperketat pengawasan keamanan di pusat-pusat keramaian demi mengembalikan rasa aman bagi masyarakat umum.


Komentar