Redaksintb.com – Ketua DPC Gerindra Kota Mataram, Abd Rachman, resmi mendapat amanah baru untuk memimpin DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kepemimpinannya, ia berkomitmen penuh untuk memperkuat eksistensi serta membangkitkan daya saing para pedagang pasar tradisional di seluruh wilayah NTB.
Rachman menilai kondisi kesejahteraan pedagang pasar tradisional saat ini masih belum optimal akibat berbagai kendala operasional. Salah satu persoalan krusial yang disorot adalah tingginya beban biaya sewa kios yang kerap kali tidak sebanding dengan tingkat pendapatan harian yang diperoleh para pedagang.
Guna mengatasi permasalahan tersebut, DPD APPSI NTB berencana terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pemetaan dan inventarisasi masalah di berbagai pasar. Data dan analisis hasil peninjauan langsung ini nantinya akan dijadikan fondasi utama dalam merumuskan program kerja APPSI yang benar-benar menjawab kebutuhan riil para pedagang.
Sementara itu, Sekjen DPP APPSI M. Mujiburrohman menekankan pentingnya peran APPSI sebagai jembatan penghubung antara pedagang, pengelola pasar, pemerintah, hingga rantai pasok barang. Langkah ini dinilai strategis untuk meramaikan kembali pasar tradisional, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menjaga stabilitas harga pangan guna menekan laju inflasi.
Mujiburrohman juga menyinggung pergeseran pola belanja masyarakat ke platform digital (pasar online) yang kian menggerus eksistensi pasar fisik. Oleh karena itu, APPSI hadir untuk memfasilitasi adaptasi para pedagang agar tetap mampu bertahan dan bersaing di tengah era transformasi digital.
Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris DPD APPSI NTB Iwan Pandjidinata menegaskan bahwa pengurus akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah maupun pusat. Kerja sama lintas instansi ini diharapkan menjadi kunci utama dalam mengembalikan kejayaan pasar tradisional sebagai penggerak roda ekonomi daerah.


Komentar