Redaksintb.com – Jalur penghubung utama yang menghubungkan Solok dan Padang, Sumatera Barat, lumpuh total setelah diterjang banjir luapan air yang menutupi badan jalan. Peristiwa ini membuat arus lalu lintas dari kedua arah terputus dan kendaraan tidak dapat melintas.
Genangan air yang meluap ke jalan raya dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak sore hingga malam hari. Debit air yang meningkat drastis memicu luapan dari aliran sungai sekitar hingga merendam jalan utama dengan ketinggian yang membahayakan kendaraan.
Akibat terputusnya jalur utama tersebut, antrean panjang kendaraan bermotor, baik roda dua, roda empat, maupun truk logistik, tak terelakkan di sekitar lokasi banjir. Pengendara terpaksa menghentikan kendaraannya sembari menunggu air surut demi keselamatan.
Merespons kondisi darurat di lapangan, jajaran kepolisian dan petugas instansi terkait langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas. Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk menunda perjalanan atau mencari rute alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan.
Pengendara yang hendak melintas dari arah Solok menuju Padang maupun sebaliknya disarankan menggunakan jalur alternatif yang lebih aman melalui wilayah Sitinjau Lauik atau rute melingkar lainnya sesuai dengan arahan petugas di lapangan.
Selain melakukan rekayasa lalu lintas, tim gabungan juga terus menyisir titik-titik rawan longsor di sepanjang jalur perbukitan Solok-Padang. Curah hujan yang masih tinggi dikhawatirkan dapat memicu pergerakan tanah yang memutus akses jalan lebih luas.
Pemerintah daerah bersama BPBD dan dinas teknis terus menyiagakan personel serta alat berat di lokasi-lokasi strategis untuk mengantisipasi material banjir dan longsor yang menutup jalan. Pengendara diimbau untuk tetap waspada, mematuhi instruksi petugas, dan memantau pembaruan informasi cuaca serta kondisi jalan secara berkala.


Komentar