Redaksintb.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Pati bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif buntut insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepolisian resmi memanggil dan memeriksa jajaran pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku pihak penyedia makanan.
Pemeriksaan marathon tersebut dilakukan guna mendalami SOP pengolahan, pemilihan bahan baku, hingga rantai distribusi makanan yang dibagikan kepada para siswa di sekolah. Penyidik kepolisian ingin memastikan apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran prosedur operasional dalam proses penyiapan hidangan tersebut.
Selain menginterogasi pengelola dapur SPPG, kepolisian bersama dinas kesehatan setempat telah mengamankan sejumlah sampel makanan dan muntahan korban. Seluruh sampel uji klinis tersebut kini dikirim ke laboratorium forensik guna mengidentifikasi kandungan zat berbahaya atau bakteri yang memicu timbulnya gejala keracunan massal.
Insiden ini mendadak gempar setelah ratusan murid dari beberapa sekolah dasar di wilayah Pati mengalami keluhan kesehatan serupa dalam waktu berdekatan. Para siswa mengeluhkan gejala mual, muntah, pusing, hingga diare selang beberapa jam setelah menyantap makanan yang dibagikan dalam program MBG.
Banyaknya jumlah siswa yang terdampak membuat sejumlah puskesmas dan fasilitas kesehatan setempat sempat kewalahan menampung pasien. Tim medis bergerak cepat memberikan penanganan darurat berupa pemberian cairan infus dan obat-obatan untuk menstabilkan kondisi fisik para murid yang lemas.
Pihak Kepolisian menegaskan akan mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan dan profesional tanpa pandang bulu. Jika dalam penelusuran laboratorium dan hasil pemeriksaan terbukti terdapat unsur kelalaian fatal dari penyedia jasa pengolahan, proses hukum sesuai aturan yang berlaku siap diterapkan.
Kejadian ini juga memicu keprihatinan mendalam dari jajaran pemerintah daerah dan orang tua murid. Evaluasi total terhadap pola penyiapan makanan serta pengetatan pengawasan sanitasi di seluruh dapur pelaksana program MBG didesak untuk segera dilakukan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Saat ini kondisi sebagian besar siswa dilaporkan sudah mulai membaik dan berangsur pulih setelah mendapatkan perawatan medis intensif. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan seluruh penanganan serta kepastian penyebab keracunan kepada proses penyelidikan resmi yang sedang berjalan.


Komentar