Redaksintb.com – Ruas jalan di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, mengalami amblas cukup dalam setelah tidak mampu menahan beban kendaraan berat yang melintas. Peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah sebuah truk berukuran besar yang mengangkut muatan pasir melintasi jalur tersebut.
Kejadian ini berawal saat truk muatan pasir melaju di jalan pemukiman/jalur arteri Duren Sawit. Kondisi struktur jalan yang mendadak ambrol membuat roda kendaraan tersebut terperosok, menciptakan lubang besar yang merusak permukaan aspal di sekitar lokasi kejadian.
Warga di sekitar lokasi sempat terkejut saat mendengar suara dentuman keras ketika ban truk terjerembap ke dalam lubang jalan yang amblas. Kejadian ini langsung menjadi perhatian pengguna jalan lain yang melintas dan memicu kemacetan di sekitar area tersebut.
Menerima informasi dari masyarakat, petugas gabungan dari kepolisian, Dinas UPT Perhubungan, serta Dinas Sumber Daya Air (SDA) / Bina Marga Jakarta Timur langsung mendatangi lokasi. Petugas dengan cepat memasang garis pengaman dan rambu peringatan di sekitar lubang amblas guna mencegah terjadinya kecelakaan susulan.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa penyebab amblasnya jalan disebabkan oleh kombinasi beban tonase truk muatan pasir yang melebihi kapasitas kelas jalan, serta adanya pengikisan atau rongga pada struktur tanah di bawah aspal akibat gorong-gorong/saluran air di sekitarnya.
Proses evakuasi truk yang terperosok membutuhkan waktu dan penanganan khusus agar tidak makin merusak struktur jalan di sekitarnya. Petugas mengerahkan peralatan untuk menderek kendaraan sekaligus memindahkan muatan pasir yang dibawanya.
Akibat insiden ini, arus lalu lintas di sekitar jalan terdampak harus dialihkan secara terbatas. Pihak Bina Marga DKI Jakarta berjanji akan segera melakukan penanganan darurat dan perbaikan permanen terhadap struktur jalan yang rusak demi keamanan para pengguna jalan.
Warga mengimbau pihak Pemprov DKI Jakarta untuk lebih ketat mengawasi kendaraan berkapasitas besar atau berkelebihan muatan (over dimension over load) agar tidak sembarangan melintasi jalan-jalan lingkungan yang konstruksinya terbatas.


Komentar