Redaksintb.com – Kecelakaan lalu lintas merenggut korban jiwa terjadi di ruas Jalan Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Jawa Timur. Sebuah minibus travel milik armada DayTrans hancur parah usai menabrak bagian belakang truk yang melaju di depannya, mengakibatkan empat orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kondisi fisik minibus pascamusibah memperlihatkan penampakan mengerikan dengan kerusakan fatal pada bagian depan hingga tengah bodi kendaraan. Benturan keras yang terjadi menyebabkan kabin penumpangnya ringsek tak berbentuk dan menjepit sejumlah penumpang yang berada di dalamnya.
Berdasarkan keterangan awal dari pihak kepolisian PJR Polda Jatim, insiden bermula saat minibus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur menuju barat. Ketika melintasi lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya sehingga langsung menghantam bagian belakang truk tronton.
Benturan yang sangat keras membuat bodi depan minibus tersangkut dan terseret di bagian belakang truk. Petugas kepolisian dan pengelola jalan tol yang tiba di lokasi harus bekerja ekstra keras untuk mengevakuasi para korban yang terjepit di dalam reruntuhan bodi kendaraan.
Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama mengingat kondisi armada travel yang rusak parah. Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun mengalami luka berat, langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di wilayah Jombang untuk mendapat penanganan medis dan identifikasi.
Tim Olah TKP dari Satlantas Polres Jombang bersama Unit PJR langsung melakukan penyelidikan di lokasi untuk mengurai penyebab pasti kecelakaan. Petugas mengumpulkan petunjuk berupa bekas rem, kerusakan fisik kendaraan, serta meminta keterangan dari pengemudi truk dan saksi mata di lokasi.
Dugaan sementara penyebab kecelakaan mematikan ini mengarah pada faktor kelelahan atau pengemudi minibus yang mengantuk (micro sleep) saat mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi. Kendati demikian, polisi masih mendalami seluruh kemungkinan teknis termasuk potensi kelayakan jalan kendaraan travel tersebut.
Akibat musibah ini, arus lalu lintas di ruas Tol Jomo sempat mengalami kemacetan dan perlambatan saat proses evakuasi bangkai kendaraan berlangsung. Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan tol, terutama pengemudi jarak jauh, untuk selalu memanfaatkan area istirahat (rest area) dan tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi fisik mengantuk.


Komentar