Berita Infrastruktur
Beranda / Infrastruktur / Kelebihan Beban Saat Peresmian, Sling Jembatan Gantung di Pangandaran Terlepas

Kelebihan Beban Saat Peresmian, Sling Jembatan Gantung di Pangandaran Terlepas

Redaksintb.com – Acara peresmian Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, diwarnai insiden mengejutkan pada Senin (31/8/2026). Jembatan yang baru saja diresmikan oleh Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengalami miring drastis hingga membuat rombongan pejabat dan warga yang berada di atasnya terkejut.

Kejadian tersebut berlangsung sesaat setelah prosesi pengguntingan pita selesai dilakukan. Rombongan Bupati Pangandaran bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta puluhan warga setempat bergerak melintasi jembatan gantung secara bersamaan untuk menyeberangi sungai.

Menanggapi insiden yang viral di media sosial tersebut, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) memberikan klarifikasi resmi. Pihak kepolisian dan TNI menegaskan bahwa struktur jembatan gantung tersebut tidak ambruk atau runtuh sepenuhnya ke dasar sungai, melainkan mengalami kemiringan akibat kendala teknis pada tali penahan.

Penyebab utama dari miringnya jembatan gantung tersebut diketahui berasal dari terlepasnya klem atau pengikat tali sling penahan bagian kiri. Komponen tersebut tidak mampu menahan beban kejutan ketika gelombang warga melintas di atas lantai jembatan secara bersamaan.

Berdasarkan hasil evaluasi awal di lapangan, kegagalan teknis ini dipicu oleh overload atau kelebihan kapasitas beban. Jembatan gantung yang sejatinya dirancang untuk pembatasan jumlah pelintas tersebut dinaiki oleh lebih dari 50 orang pada saat yang bersamaan.

Isi Percakapan 3 Masinis dengan Petugas Kendali Sebelum KA Anggrek Tabrak KR

Padahal, petunjuk keamanan dan papan imbauan mengenai batasan jumlah pejalan kaki yang diperbolehkan melintas sudah terpasang di area pintu masuk jembatan. Namun, tingginya antusiasme masyarakat yang ingin ikut serta dalam rombongan peresmian membuat aturan batasan kapasitas tersebut terabaikan.

Pihak Kodim 0625/Pangandaran menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta kepanikan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. Sebagai langkah cepat, penanganan medis dan pengamanan di sekitar lokasi kejadian langsung dilakukan demi memastikan keselamatan seluruh warga.

Saat ini, lokasi Jembatan Gantung Pongpet telah disterilkan dan ditutup sementara untuk akses umum. Tim teknis gabungan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, perbaikan klem penahan, serta penguatan struktur jembatan agar aman digunakan kembali oleh masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *