Berita Nasional
Beranda / Nasional / Penembakan Terjadi Saat Menagih Utang Rp 20 Juta di Mesuji, Lampung

Penembakan Terjadi Saat Menagih Utang Rp 20 Juta di Mesuji, Lampung

Redaksintb.com – Peristiwa tragis menimpa seorang pria bernama Mersiyanto (49) saat berniat menagih piutang yang menjadi haknya. Niat baik untuk menyelesaikan persoalan keuangan justru berujung pada aksi kekerasan senjata api yang mengancam nyawanya. Peristiwa berdarah ini terjadi di Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, Lampung.

Insiden pemandangan kelam tersebut berlangsung pada Selasa sore, tepatnya sekitar pukul 16.00 WIB. Pertemuan yang mulanya diharapkan menjadi ajang penyelesaian urusan pinjam-meminjam uang justru berubah menjadi konflik panas. Di lokasi kejadian, ketegangan antarpihak tak terelakkan hingga memicu adu mulut hebat di tengah pemukiman warga.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa penembakan ini dipicu oleh masalah utang piutang bernilai cukup besar. Korban mendatangi terduga pelaku, yakni Adi bin Kusir, untuk menagih pinjaman sebesar Rp 20 juta. Namun, bukannya mendapatkan iktikad baik penyelesaian utang, kedatangan korban justru disambut reaksi emosional dari terduga pelaku.

Percekcokan sengit yang sempat memanas di lokasi akhirnya berujung pada tindakan brutal terduga pelaku. Tanpa berpikir panjang, Adi nekat melepaskan tembakan menggunakan senjata api ke arah korban secara berulang kali. Ledakan senjata api tersebut seketika mengejutkan warga sekitar dan membuat situasi di tempat kejadian perkara menjadi mencekam.

Akibat penembakan membabi buta itu, korban ambruk usai diterjang tiga tembakan peluru tajam. Proyektil menembus beberapa bagian tubuh korban, yaitu di bagian siku kanan, lengan bawah kanan, serta dada kanan. Luka pada area dada membuat kondisi kesehatan korban langsung merosot kritis di tempat.

Isi Percakapan 3 Masinis dengan Petugas Kendali Sebelum KA Anggrek Tabrak KR

Warga yang melihat korban tergeletak bersimbah darah segera memberikan pertolongan darurat. Mersiyanto dilarikan ke Rumah Sakit Ratutara di Desa Sidang Bandar Anom guna mendapatkan penanganan medis awal. Namun, akibat pendarahan aktif, sesak napas, serta rasa nyeri hebat yang dialaminya, tim medis memutuskan untuk segera merujuk korban ke RSUD Ragab Begawe Caram Mesuji agar mendapat perawatan intensif.

Aparat kepolisian dari Polres Mesuji yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas mengumpulkan sejumlah barang bukti dan menggali keterangan dari para saksi guna merekonstruksi kronologi utuh aksi penganiayaan berat menggunakan senjata api tersebut.

Hingga saat ini, Tim Satreskrim Polres Mesuji masih terus melakukan perburuan intensif terhadap terduga pelaku, Adi bin Kusir, yang langsung melarikan diri usai melancarkan aksinya. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk segera menangkap pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatan hukumnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *