Berita Nasional
Beranda / Nasional / Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Monas Hingga Bundaran HI Bakal Dipadamkan 1 Jam Malam Ini

Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Monas Hingga Bundaran HI Bakal Dipadamkan 1 Jam Malam Ini

Redaksintb.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap penanganan perubahan iklim dan kelestarian lingkungan. Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan menggelar aksi pemadaman lampu secara serentak selama satu jam di sejumlah titik strategis dan kawasan ikonik ibu kota pada Sabtu malam.

Aksi pemadaman lampu ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB. Langkah simbolis ini dirancang bukan sekadar sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai imbauan nyata dan pengingat bagi seluruh warga ibu kota akan pentingnya menjaga lapisan ozon serta mengendalikan penggunaan energi fosil secara berlebihan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menyampaikan bahwa kebiasaan kecil seperti mematikan lampu yang tidak terpakai memiliki dampak yang sangat besar terhadap upaya perbaikan lingkungan secara keseluruhan. Ia menekankan bahwa kesadaran akan penghematan energi sudah sepatutnya dijadikan bagian dari gaya hidup masyarakat sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun area komersial.

Selama satu jam pelaksanaan, beberapa landmark dan ikon kebanggaan Jakarta dipastikan akan gulita sementara. Lokasi-lokasi tersebut antara lain kawasan Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, serta kompleks Gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Selain fasilitas publik dan gedung pemerintahan, Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau pengelola gedung-gedung swasta, pelaku usaha, swalayan, hingga masyarakat pemukiman untuk turut serta memadamkan penerangan eksterior dan peralatan elektronik yang tidak mendesak. Sinergi kolektif ini diharapkan dapat mengoptimalkan efisiensi energi yang dihasilkan selama masa pemadaman.

Isi Percakapan 3 Masinis dengan Petugas Kendali Sebelum KA Anggrek Tabrak KR

Dudi menambahkan bahwa aksi efisiensi energi kolektif ini terbukti memberikan dampak terukur bagi lingkungan hidup. Sebagai gambaran, pada aksi serupa saat memperingati Hari Lingkungan Hidup pada Juni lalu, DKI Jakarta berhasil menghemat daya listrik mencapai 75,18 MWh. Angka tersebut setara dengan efisiensi biaya sekitar Rp108,6 juta dan berhasil menekan emisi karbon hingga 60,14 ton CO2e.

Melalui capaian tersebut, Pemprov DKI Jakarta optimistis aksi malam ini akan kembali membuahkan hasil positif yang signifikan dalam mengurangi beban emisi di Jakarta. Penghematan energi yang konsisten diyakini dapat menjadi salah satu langkah krusial dalam memperlambat dampak pemanasan global serta memulihkan kondisi lapisan ozon bumi.

Mengakhiri keterangannya, Dudi berharap momentum Hari Ozon Sedunia ini mampu menumbuhkan kesadaran ekologis yang berlanjut dalam jangka panjang di tengah masyarakat. Dengan membiasakan diri menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan, masyarakat tidak hanya menghemat pengeluaran secara finansial tetapi juga turut menjaga masa depan lingkungan ibu kota agar tetap lestari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *