Redaksintb.com – Krisis air bersih yang membayangi kawasan pariwisata Nusa Tenggara Barat makin meluas. Tak hanya melanda Gili Trawangan, kondisi serupa kini menghantam destinasi wisata unggulan Lombok Barat, Senggigi. Air bersih dilaporkan tidak mengalir normal selama lebih dari satu bulan, memicu kekecewaan wisatawan mancanegara hingga menyulitkan aktivitas warga setempat.
Keluhan mendalam dirasakan para pelaku usaha dan pemukim di kawasan Senggigi. Ryan, seorang pekerja minimarket setempat, mengungkapkan bahwa aliran air dari PDAM sering kali mati total dan baru keluar kecil pada tengah malam. Dampaknya, tidak sedikit wisatawan asing yang menyampaikan kekecewaannya. Warga bahkan terpaksa membeli air mineral galon untuk kebutuhan sanitasi dasar hingga menumpang mandi di rumah kerabat.
Meski warga menyiasati kondisi ini dengan menambah bak penampungan, langkah tersebut dinilai tidak efektif lantaran debit air yang mengalir di malam hari amat minim. Situasi ini memicu kejengkelan masyarakat, mengingat mereka tetap dituntut membayar tagihan PAM tepat waktu di tengah pelayanan suplai air bersih yang dirasa sangat buruk.
Menanggapi krisis yang makin berlarut, Ketua Komisi II DPRD Lombok Barat, Husnan Wadi, menegaskan bakal segera turun langsung ke lapangan. Ia mendesak PAM Giri Menang untuk bertindak cepat serta membangun reservoir berskala besar di Senggigi. Husnan mengingatkan agar ikon pariwisata Lombok Barat ini tidak bernasib tragis seperti Gili Trawangan yang citranya tercoreng akibat masalah krisis air.
Di sisi lain, Plt Dirut PAM Giri Menang, Aini Kurniati, berkali menyikapi persoalan tersebut. Pihaknya berjanji akan segera menindaklanjuti keluhan konsumen. Aini mengklaim penurunan pasokan air terjadi secara merata di sejumlah titik akibat dampak musim kemarau yang menyebabkan debit sumber air menyusut drastis.
Kondisi darurat air bersih ini menjadi perhatian serius para pelaku industri pariwisata daerah. Pasalnya, gangguan pelayanan pasokan air terjadi tepat pada masa puncak kunjungan wisatawan (high season), sekaligus berdekatan dengan persiapan perhelatan ajang balap internasional MotoGP Mandalika bulan depan.


Komentar