Redaksintb.com – Peristiwa kebakaran besar yang melanda lapak penampungan sampah di kawasan Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, hingga kini belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Kebakaran yang melalap tumpukan material limbah tersebut tercatat telah berlangsung selama lebih dari 24 jam.
Laporan awal amuk si jago merah tersebut mulai diterima oleh petugas pemadam kebakaran sejak sehari sebelumnya. Banyaknya material sampah kering yang didominasi oleh bahan plastik dan kayu membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke area tumpukan limbah lainnya.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan telah dikerahkan secara bergelombang ke lokasi kejadian. Puluhan personel bersama belasan armada mobil pemadam terus bergantian menyemprotkan air guna menaklukkan kobaran api yang terisolasi di bawah tumpukan sampah.
Upaya pemadaman di lapangan mengalami kendala cukup berat akibat tebalnya gunungan sampah. Meskipun permukaan atas tumpukan sampah terlihat sudah tidak berapi, bara panas di bagian dalam (underground fire) terus memicu timbulnya kepulan asap pekat dan berpotensi memunculkan titik api baru saat tertiup angin.
Dampak dari kebakaran yang berlarut-larut ini mulai dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Hembusan asap pekat berbau menyengat mulai membumbung tinggi dan mengarah ke area pemukiman warga, sehingga memicu kekhawatiran akan potensi gangguan pernapasan.
Guna mempercepat proses penanganan, tim pemadam di lapangan mulai mempertimbangkan penggunaan alat berat untuk membongkar tumpukan sampah yang terbakar. Penguraian material sampah dinilai menjadi satu-satunya cara agar semprotan air dapat meresap langsung menembus titik bara api di lapisan terdalam.
Pihak otoritas pemadam kebakaran memastikan bahwa sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran lapak sampah tersebut. Petugas mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada serta menggunakan masker guna menghindari paparan asap pekat yang masih menyelimuti area sekitar.
Hingga saat ini, armada dan personel pemadam kebakaran masih disiagakan penuh di lokasi untuk melakukan proses pemadaman total dan pendinginan (cooling down). Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna mengusut penyebab pasti awal timbulnya percikan api di lapak sampah tersebut.


Komentar