Berita Nasional
Beranda / Nasional / Tambak Ikan dan Udang di Muara Gembong Dukung Rantai Pasok SPPG Polda Metro Jaya

Tambak Ikan dan Udang di Muara Gembong Dukung Rantai Pasok SPPG Polda Metro Jaya

Redaksintb.com – Kawasan tambak ikan dan udang di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, siap mengambil peran strategis dalam menopang ketahanan pangan daerah. Sektor perikanan lokal ini kini secara resmi difungsikan untuk mendukung rantai pasok Sentra Pelayanan Pertanian dan Pangan Terpadu (SPPG) yang dikembangkan oleh Polda Metro Jaya.

Pengoptimalan potensi tambak di wilayah pesisir Bekasi ini merupakan bagian dari langkah nyata kepolisian bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat ketersediaan pasokan protein hewani bagi masyarakat luas.

Sektor budidaya ikan dan udang di Muara Gembong dinilai memiliki potensi komoditas yang sangat besar. Dengan pengelolaan yang terintegrasi, hasil panen dari para petambak lokal kini memiliki kepastian alur distribusi yang lebih jelas dan terstruktur menuju rantai pasok SPPG.

Polda Metro Jaya menekankan bahwa keterlibatan sektor perikanan ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan semata, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petambak dan nelayan lokal di kawasan Muara Gembong.

Melalui kemitraan rantai pasok ini, para petambak mendapatkan kepastian pasar serta dorongan pembinaan teknis agar kualitas hasil budidaya ikan dan udang yang diproduksi memenuhi standar mutu dan keamanan pangan yang ditetapkan.

Isi Percakapan 3 Masinis dengan Petugas Kendali Sebelum KA Anggrek Tabrak KR

Selain itu, program integrasi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga komoditas perikanan di pasar lokal. Pasokan yang lancar dan terdistribusi dengan baik akan meminimalisir risiko kelangkaan stok pangan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait berkomitmen untuk terus memantau dan mendampingi proses produksi hingga distribusi secara berkala, guna memastikan keberlanjutan program penguatan ketahanan pangan ini dalam jangka panjang.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat pesisir dalam membangun kemandirian pangan nasional berbasis potensi lokal yang tangguh dan berkelanjutan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *