Internasional NTB
Beranda / NTB / Tembus Jerman, Belgia, dan Malaysia: Tiga Kontainer Olahan Ketak Khas NTB Resmi Diekspor ke Pasar Global

Tembus Jerman, Belgia, dan Malaysia: Tiga Kontainer Olahan Ketak Khas NTB Resmi Diekspor ke Pasar Global

Redaksintb.com – Kerajinan berbasis kearifan lokal Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali membuktikan keunggulannya di kancah internasional. Sebanyak tiga kontainer produk homedecor (dekorasi rumah) berbahan dasar anyaman tanaman ketak resmi diekspor ke Jerman, Belgia, dan Malaysia. Produk-produk berkualitas global tersebut merupakan karya PT Fatih Craft Lombok milik Safriadi, salah satu UMKM binaan Bank Indonesia (BI) NTB.

Pelepasan tiga kontainer ekspor tersebut dilakukan secara simbolis oleh Ketua Dekranasda NTB, Sinta Agathia Iqbal. Pihaknya memberikan apresiasi tinggi kepada pimpinan PT Fatih Craft Lombok atas keberhasilannya menjaga warisan budaya daerah sekaligus meraciknya menjadi produk olahan bernilai ekonomi tinggi di pasar internasional.

Sinta menggarisbawahi bahwa pelepasan ekspor ini tidak sekadar memperhitungkan angka penjualan produk, melainkan juga sebuah momentum membawa identitas dan kekayaan budaya NTB ke pasar mancanegara. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan nilai tambah kerajinan khas daerah serta memperluas peluang pasar bagi para pengrajin lokal.

Penetrasi ke pasar Eropa seperti Jerman dan Belgia—yang dikenal memiliki standar kurasi dan mutu yang sangat ketat—serta kawasan Asia Tenggara melalui Malaysia, menjadi bukti konkret. Produk kerajinan ketak asal Lombok ini dinilai telah mampu memenuhi standar kualitas, desain inovatif, dan ketahanan sesuai preferensi konsumen global.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB, Lalu Wiranata, turut menyampaikan apresiasinya atas pencapaian berharga ini. Menurutnya, kerajinan tanaman ketak adalah representasi kekayaan budaya dan kearifan lokal NTB yang berhasil ditransformasikan menjadi produk bernilai jual tinggi berkat konsistensi mutu.

Isi Percakapan 3 Masinis dengan Petugas Kendali Sebelum KA Anggrek Tabrak KR

Wiranata menegaskan bahwa kombinasi antara pelestarian nilai tradisi, inovasi desain modern, dan kontrol kualitas secara konsisten menjadi kunci utama pembuka pintu ekspor. Oleh karena itu, Pemprov NTB berjanji akan terus memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal melalui program kemitraan, akses permodalan, dan perluasan jaringan pasar internasional.

Keberhasilan PT Fatih Craft Lombok diharapkan dapat memantik semangat para pelaku UMKM dan pengrajin lain di wilayah NTB untuk berani menggeser orientasi bisnis mereka hingga naik kelas. Tradisi lokal terbukti bukan hanya sekadar untuk dipertahankan, melainkan sanggup diolah menjadi kekuatan ekonomi baru yang berdaya saing global.

Melalui perluasan ekspor kerajinan ketak ini, rantai pasok ekonomi masyarakat di tingkat tapak juga diharapkan ikut terangkat. Aktivitas produksi yang terus bertumbuh dipastikan bakal menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan para pengrajin di NTB.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *