Redaksintb.com – Solidaritas tiga provinsi serumpun yang tergabung dalam Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT (KR-BNN) kembali dibuktikan dalam aksi nyata. Penjabat/Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Gubernur Bali I Wayan Koster terbang langsung ke Nusa Tenggara Timur guna memastikan masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah tersebut tidak berjuang sendirian di masa-masa sulit.
Kedatangan dua kepala daerah tetangga tersebut disambut hangat oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Posko Utama Penanganan Gempa yang berlokasi di Pusdalops BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (20/8). Suasana haru dan keakraban menyelimuti jajaran pimpinan daerah tersebut dalam koordinasi darurat bersama perwakilan industri jasa keuangan dan pejabat daerah setempat.
Berdasarkan paparan data sistem informasi kebencanaan BPBD Manggarai Barat yang tersaji secara real-time, guncangan gempa telah mengakibatkan sedikitnya 7.321 unit rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkatan ringan, sedang, hingga berat. Laporan distribusi logistik juga terus diperbarui guna menjamin pemenuhan kebutuhan pokok seluruh pengungsi dapat tersalurkan secara merata.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kehadiran mereka dilandasi rasa empati yang mendalam karena NTB sendiri pernah berada di posisi serupa saat dilanda bencana besar. “Kami pernah merasakan hal yang sama dan sangat memahami rasanya. Bali, NTB, dan NTT ini seperti saudara kembar. Kami hadir untuk memastikan saudara kami di NTT tidak berjalan sendirian,” tegas Iqbal.
Senada dengan Iqbal, Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan bahwa simpati ini merupakan kewajiban moral antardaerah tetangga. Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena mengapresiasi tinggi dukungan fisik dan moral yang mengalir dari dua provinsi tetangga tersebut. Ia bahkan mengutip pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang memuji KR-BNN sebagai pilar kerja sama regional paling solid di Indonesia.
Guna memastikan penanganan bencana berjalan presisi, rombongan gubernur melanjutkan inspeksi udara menggunakan helikopter Bell 412 ER milik TNI AD menuju Kabupaten Manggarai Timur. Langkah ini diambil untuk meninjau secara langsung kondisi titik-titik kerusakan terisolir serta memetakan kebutuhan bantuan mendesak di kawasan perbukitan.
Aksi tanggap darurat yang dilancarkan secara kolektif ini mempertegas fungsi KR-BNN yang tidak sekadar formalitas di atas kertas, melainkan wadah gotong royong yang responsif saat bencana melanda. Dukungan penuh dari Bali dan NTB ini diharapkan mampu mempercepat proses rehabilitasi serta memacu semangat warga NTT untuk segera bangkit dari masa duka.


Komentar