Redaksintb.com – Polda Metro Jaya menyiagakan ribuan personel pengamanan gabungan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang digelar elemen mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2026). Langkah pengamanan ekstra ini diambil guna memastikan penyampaian pendapat di muka umum berjalan secara tertib, aman, dan lancar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa sebanyak 3.983 personel gabungan telah dikerahkan dan disebar di sekitar kawasan Kompleks Parlemen. Personel yang diterjunkan merupakan integrasi kekuatan dari unsur Satuan Kerja Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga dukungan prajurit TNI dan unsur Pemerintah Daerah DKI Jakarta.
Penyiagaan ribuan personel difokuskan pada sejumlah titik vital di sekitar area demonstrasi. Selain mengamankan gerbang utama Gedung DPR/MPR RI, petugas juga disiagakan di area sekeliling jalan protokol, akses persimpangan Senayan, hingga jalur keluar-masuk tol guna mencegah terjadinya penyumbatan lalu lintas maupun gangguan keamanan.
Dalam hal pengaturan arus lalu lintas di sekitar area Senayan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menyiapkan skema rekayasa jalan yang bersifat situasional. Pengalihan arus lalu lintas dari arah Semanggi menuju Slipi maupun akses menuju pintu belakang Gedung DPR akan disesuaikan dengan eskalasi dan jumlah massa aksi di lapangan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh peserta aksi unjuk rasa agar dapat menyampaikan aspirasinya secara santun, damai, serta mematuhi aturan hukum yang berlaku. Pengunjuk rasa diminta untuk tetap menjaga ketertiban umum dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memicu kerusuhan selama aksi berlangsung.
Kepada para personel pengamanan yang bertugas di lapangan, pimpinan Polda Metro Jaya menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Seluruh anggota diinstruksikan untuk menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) pengamanan serta tidak membawa senjata api maupun peluru tajam.
Masyarakat dan para pengguna jalan yang hendak melintas di sekitar kawasan Senayan, Gatot Subroto, dan Palmerah diimbau untuk mencari jalur alternatif lain guna menghindari potensi kemacetan. Kepolisian berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi lalu lintas demi kenyamanan para pengguna jalan.
Langkah penyiagaan 3.983 personel gabungan ini menegaskan kesiapan aparat kepolisian dalam memberikan ruang perlindungan bagi warga negara untuk menyampaikan aspirasi. Melalui pengamanan yang terukur dan terkoordinasi, situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI diharapkan tetap kondusif hingga seluruh rangkaian aksi berakhir.


Komentar