Redaksintb.com – Wali Kota Semarang meminta jajaran dinas terkait bersama petugas gabungan untuk terus melanjutkan pemantauan serta penyisiran secara intensif di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang. Langkah ini ditegaskan guna mengantisipasi timbulnya titik api susulan serta memastikan area pembuangan sampah tersebut benar-benar aman dari potensi kebakaran.
Instruksi tersebut disampaikan Wali Kota guna merespons risiko cuaca ekstrem dan tumpukan gas metana di bawah tumpukan sampah yang rentan memicu timbulnya percikan api. Pemantauan ketat dinilai menjadi kunci utama agar potensi timbulan asap atau titik panas dapat segera diintervensi sebelum meluas.
Wali Kota menekankan bahwa petugas di lapangan tidak boleh lengah meskipun kondisi permukaan sampah terlihat padam dan kondusif. Penyisiran secara berkala harus menyasar titik-titik rawan, khususnya di zona-zona penumpukan sampah lama yang memiliki konsentrasi gas metana cukup tinggi.
Guna mendukung proses pemantauan tersebut, pihak Pemerintah Kota Semarang mengerahkan armada pemadam kebakaran bersama personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Penyiapan basahan (cooling down) dan penyemprotan air secara rutin terus dilakukan di area yang terindikasi panas.
Selain pengawasan fisik di lapangan, Pemkot Semarang juga memperkuat langkah-langkah pencegahan jangka panjang. Penataan manajemen pengelolaan sampah serta optimalisasi sistem ventilasi gas metana di TPA Jatibarang terus dievaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat sekitar serta para pemulung yang beraktivitas di kawasan TPA Jatibarang untuk turut kooperatif dan meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta tidak melakukan tindakan berisiko, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah secara liar di sekitar area TPA.
Sinergi antara petugas pemadam, pengelola TPA, dan warga sekitar diharapkan dapat meminimalisasi potensi gangguan lingkungan serta dampak pencemaran udara akibat asap kebakaran bagi masyarakat Kota Semarang.
Pemkot Semarang berkomitmen akan terus menagih laporan pemantauan secara berkala dari tim lapangan hingga kawasan TPA Jatibarang dinyatakan benar-benar steril dan aman dari ancaman kebakaran.


Komentar