Berita Nasional
Beranda / Nasional / Hilang Selama 9 Hari, Gadis ABG Asal Tasikmalaya Ditemukan di Lantai 33 Apartemen PIK 2

Hilang Selama 9 Hari, Gadis ABG Asal Tasikmalaya Ditemukan di Lantai 33 Apartemen PIK 2

Redaksintb.com – Remaja perempuan berusia 16 tahun berinisial DL, siswi kelas satu sekolah kejuruan asal Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, yang dilaporkan hilang selama sembilan hari, akhirnya berhasil ditemukan. Korban ditemukan oleh jajaran Kepolisian di Apartemen Tokyo PIK 2, Tangerang, Banten.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Samsul Bahri, mengonfirmasi keberhasilan penemuan korban oleh timnya. Meski telah ditemukan dalam keadaan selamat, korban saat ini belum dapat memberikan keterangan secara rinci kepada pihak kepolisian terkait peristiwa yang dialaminya.

Guna menjaga keselamatan dan memulihkan kondisi mentalnya, kepolisian langsung menempatkan korban di rumah aman (safe house). Polres Tasikmalaya juga berkoordinasi intensif dengan lembaga perlindungan anak untuk memberikan pendampingan serta pemulihan psikologis secara berkelanjutan.

Kronologi kejadian bermula saat korban dilaporkan hilang pada Jumat (2/10) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, DL berpamitan dari rumah kontrakannya di Kampung Simpang, Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong, dengan alasan hendak membeli makanan di luar.

Namun, korban tak kunjung kembali dan diduga pergi meninggalkan kontrakan tanpa memberi tahu orang tuanya. Setelah upaya pencarian mandiri oleh pihak keluarga tidak membuahkan hasil, kejadian tersebut kemudian dilaporkan secara resmi ke Polsek Bantarkalong.

Sopir Taksi Online Tewas Terkubur di Sumedang, Dibunuh Gegara Utang Rp 2,5 Juta

Mengingat status korban yang masih di bawah umur, Satreskrim Polres Tasikmalaya menerjunkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melakukan penyelidikan mendalam guna menelusuri keberadaan serta motif kepergian korban.

Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner Ringgo, mengungkapkan sejumlah petunjuk penting yang ditemukan penyidik di tempat kos korban. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan kotak ponsel baru yang tertinggal di kamar kos, padahal perangkat ponselnya dibawa pergi oleh korban.

Saat ini, kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap modus operandi serta pihak-pihak yang terlibat dalam keberadaan korban di apartemen wilayah Tangerang tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *