Berita Hukum & Kriminal
Beranda / Hukum & Kriminal / Tembak Mati Prajurit TNI AL, Komandan OPM Manfret Fatem Tewas dalam Kontak Tembak di Maybrat

Tembak Mati Prajurit TNI AL, Komandan OPM Manfret Fatem Tewas dalam Kontak Tembak di Maybrat

Redaksintb.com – Aparat keamanan gabungan TNI-Polri berhasil menembak tewas komandan Organisasi Papua Merdeka (OPM) wilayah Maybrat, Manfret Fatem, dalam sebuah kontak tembak sengit yang terjadi di kawasan Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Manfret Fatem dikenal sebagai salah satu pimpinan kelompok kriminal bersenjata yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas keterlibatannya dalam berbagai aksi kejahatan kekerasan.

Rekam jejak kejahatan Manfret Fatem terbilang panjang dan sadis. Salah satu aksi brutalnya yang menyita perhatian publik adalah keterlibatannya dalam penyerangan yang menyebabkan gugurnya prajurit TNI Angkatan Laut (AL) serta sejumlah aksi pembunuhan dan teror terhadap warga sipil maupun aparat di wilayah Maybrat.

Kontak tembak berdarah tersebut pecah ketika tim gabungan TNI-Polri sedang melancarkan operasi penyisiran dan penegakan hukum di area rawan tempat persembunyian kelompok OPM. Saat disergap, kelompok pimpinan Manfret Fatem memberikan perlawanan sengit dengan melepaskan tembakan ke arah petugas.

Petugas di lapangan merespons aksi penembakan tersebut secara terukur hingga akhirnya berhasil melumpuhkan Manfret Fatem di lokasi kejadian. Sementara itu, beberapa anggota kelompok OPM lainnya dilaporkan melarikan diri ke dalam hutan belantara saat menyadari pimpinan mereka tewas.

Pasca-kontak tembak, aparat keamanan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi penindakan. Barang bukti tersebut meliputi senjata api, amunisi aktif, barang-barang pribadi, serta perlengkapan militer milik kelompok OPM yang kerap digunakan untuk melancarkan aksi teror.

Pria yang Tempelkan Al-Qur’an ke Alat Vital Ngaku Dijanjikan Imbalan Rp 1 Juta

Pihak TNI-Polri menegaskan bahwa tewasnya Manfret Fatem merupakan pukulan telak bagi jaringan OPM di wilayah Maybrat dan sekitarnya. Aparat juga memastikan bahwa tindakan tegas dan terukur akan terus dilakukan terhadap seluruh anggota kelompok bersenjata yang mengancam kedaulatan negara serta keselamatan masyarakat.

Saat ini, aparat keamanan gabungan masih terus melakukan penyisiran dan perburuan terhadap sisa-sisa anggota kelompok OPM yang melarikan diri guna memastikan situasi keamanan di Maybrat tetap kondusif.

Pemerintah dan aparat keamanan mengimbau masyarakat setempat untuk tidak takut dan tetap beraktivitas seperti biasa, serta segera melaporkan kepada petugas terdekat jika melihat atau mengetahui keberadaan pergerakan kelompok bersenjata di lingkungan mereka.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *